Sejarah : Bagian Yang Sering (di)Lupa(kan)

Image's Source : http://sepeda.files.wordpress.com/2008/09/13977550.jpg%3Fw%3D500
Image’s Source : http://sepeda.files.wordpress.com/2008/09/13977550.jpg

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri.” Bung Karno

Kalimat ini dikutip dari salah satu isi pidato Bung Karno pada masa kepemimpinan beliau. Kalau dibaca lagi, pidato yang ‘usia’nya sudah puluhan tahun itu masihkah relevan dengan yang terjadi sekarang? Salahkah kalau saya bilang “tidak”?

Bukan meremehkan, bukan juga gak percaya, cuma rasanya miris aja dari apa yang kelihatan sekarang. Banyak loh yang gak ingat sama sejarah negara/bangsanya sendiri. Saya pun juga masih banyak kekurangan dalam hal sejarah, cuma berbekal apa yang didapat dari sekolah, artikel, buku-buku sejarah, dan tayangan televisi yang khusus mengupas sejarah hari tertentu. Generasi saya memang bisa dibilang generasi yang kurang dapat jatah pelajaran sejarah yang mencukupi.

Hmm, coba saya ingat dulu, rasanya terakhir kali bener-bener dapat pelajaran sejarah cuma sampai kelas 2 SMP, soalnya pas kelas 3 SMP sudah mulai fokus sama pelajaran yang bakal diujikan di UAN. Selebihnya pas SMK, ya cuma sedikit banget, karena pelajaran umum dianggap sebagai “pelengkap” aja.

Tapi kita gak bisa nyalahin guru, nyalahin sekolah apalagi. Sistem kita yang masih perlu dibenahi, sudut pandang perlunya pelajaran sejarah yang masih perlu diperbaiki. Jadi jangan salahkan para pendidik ketika generasi sekarang seolah “lupa” akan masa lalu bangsanya dan malah bilang “udahlah, sejarah itu kan masa lalu, gak usah diingat, kita hidup buat masa depan” (jujur, ini jawaban paling konyol dan miris yang pernah saya dengar).

Generasi saya, tampaknya masih lumayan soal sejarah, ya setidaknya masih ada beberapa yang hapal Pancasila, hapal Pembukaan UUD 1945, dan masih bisa nyebutin tahun datangnya Belanda ke bumi Indonesia. Tapi itu juga gak bisa jadi patokan, toh banyak yang hapal tahun-tahun penting, Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945 tapi masih menyepelekan sejarahnya. Gak bisa jadi jaminan kan ya? 🙂

Sejarah, mau baik ataupun buruk gak bisa dan gak boleh dipisahkan dari jalannya hidup. Toh kita bisa belajar banyak dari sejarah. Sejarah keluarga, sekolah, desa, kelurahan, kecamatan *duh ngaco*. Yang pasti, semua hal, semua orang punya sejarah masing-masing, lalu kenapa harus dilupakan? Apalagi kalau sejarah bangsa sendiri. Gak malu emangnya kalau Indonesi, bangsa sendiri terus-terusan di”permalukan” di mata dunia? Isu inilah, isu itulah, dibilang ini, dibilang itu, caplok sana, caplok sini, intervensi sana, intervensi sini. Saya sih malu, malu banget ._.

Lalu gimana caranya biar gak malu? Kita gak perlu perang, apalagi sampai main sadap-menyadap. Gak keren bingit, kalau kata anak jaman sekarang :D. Kita cuma perlu menghargai sejarah dan menjaga apa yang sudah diwariskan buat kita sama para pendahulu. Susah? Gak ah. Kalau susah, gak akan ada pelajaran sejarah di sekolah, gak akan ada dosen yang ngajarin soal gimana kehidupan masa penjajahan, gak akan buku-buku sejarah dan artikel yang bisa dibaca.

Sejarah bukan hal yang harus dilupakan, tapi kalau sejarah sama mantan yang rada buruk boleh sih dilupakan :D. Daripada bikin galau kan ya?hehe. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghargai sejarah bangsa tanpa perlu angkat senjata untuk perang. Buat yang pemula, bisa lah pelan-pelan ikutan lomba 17-an di kampung masing-masing. Paling gak, ikut partisipasi :).

Sejarah bangsa hubungannya sama rasa cinta kita sama negeri sendiri. Lha kalau kitanya aja gak ingat dan bahkan gak tau sama sekali dengan sejarah, ya sama aja gak cinta sama bangsa. Sejarah keluarga pasangan aja kita hapal, karena kita cinta kan? Nah gitu juga sama sejarah bangsa.

Jangan pernah bangga jika kita lebih hapal sejarah Perang Dunia sebelum hapal Pancasila yang ‘cuma’ 5 sila itu aja 🙂

Jadi, masih malas belajar soal sejarah? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s