Tentang Kepergian

Langit punya rahasia tentang kepergian penghuni Bumi.
Sebuah perjanjian tak terucapkan dan tak terbantahkan…

Maafkan hati yang masih belum mampu menerima sepenuhnya.
Maafkan juga atas segala air mata yang pernah tumpah, hingga detik ini.

Masih perlu segenap waktu.
Bukan untuk melupakan, karena memang tak akan terlupa.
Bukan pula untuk menghilangkan, karena akan selalu berbekas.

Hanya untuk belajar mengikhlaskan, membiarkan hati memahami bahwa kepergian adalah keniscayaan, bukan kesengajaan…

Maafkan hati, maafkan jiwa yang masih ingin menahanmu di Bumi…

2016. Januari. 28.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s