Aku pergi, jika…

Ujian jarak adalah ujian terbaik, untuk dua orang yang belum saatnya saling bersisian…

Pernah kau tanya, bagaimana jika sepergimu nanti aku bertemu dengan seorang lain. Yang mencintaiku dan menggantikan posisimu. Pertanyaan yang kau lontarkan, seminggu sebelum keberangkatanmu.

Pertanyaan macam apa itu? Yang bahkan aku sendiri tak mampu membayangkannya.

Kau sendiri tahu jawabannya. Bagaimana aku bisa beranjak pergi dari sisimu? Sedangkan, selama bertahun-tahun tak pernah ada orang lain, tak pernah ada yang menggantikan posisimu, bahkan di saat kita berjauhan tanpa saling menyapa dalam waktu yang lama. Kau sendiri mengerti, aku selalu ada di sisimu, segera sekembalinya dirimu. Lalu bagaimana bisa ada orang lain yang menggantikan?

Sayang, kau sendiri tahu apa yang telah kita korbankan untuk bisa terus bersisian. Bagaimana mungkin kubiarkan pengorbanan itu sia-sia, dengan menghadirkan orang lain dalam lingkaran yang kita buat? Bahkan untuk membayangkan itu terjadi saja tak pernah sanggup. Aku malah takut kau yang melakukannya. Wajar bukan?

Sayang, jangan pernah bayangkan aku bersama orang lain. Aku saja tak sanggup bila membayangkan yang kudampingi bukan dirimu.

Jangan pernah lagi bertanya. Karena aku tak akan beranjak dari sisimu. Bahkan di antara jarak puluhan ribu kilometer yang harus kita jalani untuk ratusan hari ke depan. Perbedaan dan permasalahan yang terbentang luas. Tak sedikit pun aku ingin pergi dari sisimu.

Sayang, ketahuilah. Aku, wanita yang sudah bertahun-tahun ini bersamamu, mendampingimu, mendoakanmu, bahkan kadang mengganggumu, tak pernah bisa beranjak jauh. Hatinya sudah kau ikat. Jiwanya sudah kau pegang. Aku akan pergi, hanya jika kau yang memilih untuk tak bersamaku lagi. Hanya jika kau anggap ada yang lebih baik yang lebih pantas bersamamu. Jika tidak, maka aku tak akan pernah meninggalkanmu tanpa pamit, selalu ada di sisimu, di dekatmu, bersamamu…

Dari aku, wanita yang sepenuhnya terlalu mencintaimu.
Untukmu, lelaki yang sedang jauh dari pandangan, berbatas jarak dan perbedaan waktu.

-Banjarmasin, 19 Maret 2016-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s