Kantor Penuh Gabin

IMG_20160903_121032
Gabin Samarinda – dokumentasi pribadi

Ini cara saya menunda lapar di kantor. Mumpung ada Gabin, hasil oleh-oleh pas lagi dinas ke Samarinda :D.

Eh, disini ada yang belum tahu Gabin? Itu, yang digambar postingan saya ini, namanya Gabin. Aslinya kering kaya cracker atau biskuit, tapi teksturnya lebih rapuh. Cara makannya bisa dicelupin ke cangkir teh hangat, atau ditaruh mangkuk, tambahin air panas, taburin gula pasir atau susu kental manis. Nah, kalau saya, lebih suka cara yang kedua. Maklum, kalau mesti celup-celupin ke cangkir teh, biasanya berujung tenggelam Gabinnya T_T.

Saya masih mencari literatur yang membahas soal daerah asal si Gabin ini. Apakah hanya dari penyebutan, karena bentuknya pun sekilas hampir mirip dengan malkist, cuma kalau malkist yang kemasan itu memang lebih gedean dikit. Tapi, mayoritas Gabin ini dijadikan oleh-oleh khas dari daerah Samarinda – Kalimantan Timur. Ada yang bentuknya kaya malkist, ada yang bentuknya mini, persis kaya di gambar. Kalau soal rasa, si Gabin ini meskipun judulnya Gabin Susu (ada juga Gabin Keju), cenderung lebih hambar dibanding malkist yang lebih manis karena ada tambahan gula di atasnya.

Nah, si Gabin ini, sebenarnya kesukaan Ibu dan Abah allahu yarham. Saya sih sesekali aja, kalau mereka bisa tiap hari. Apalagi tahun 2006-2007 lalu, Abah sempat dinas disana beberapa bulan. Cuma, di Banjarmasin kan bentuk Gabin-nya beda lagi, pun dengan merknya. Jadi, ketika persediaan Gabin Samarinda habis, berpindah ke Gabin merk Cantik atau Unyil.

Balik lagi ke soal Gabin yang di foto, itu hasil oleh-oleh bawaan pas dinas Balikpapan-Samarinda-Balikpapan. Sebenarnya bulan Mei lalu sudah ke Balikpapan (buat liburan), tapi waktu itu memang gak ada beli oleh-oleh makanan khas. Alhasil pas Ibu tau saya bakal dinas ke dua kota itu, jadilah anaknya ini diwanti-wanti dan dikasih wejangan, buat jangan sampai lupa beliin Gabin buat Ibu. Sambil packing, sambil mikir, ini ntar si Gabin dan teman-temannya bakal diselipin di bagian ransel sebelah mana. Mengingat, saya tipe yang malas pakai koper, dan lebih milih pakai ransel gede. Kebayang dong kalau bawa Gabin dalam ransel, bisa-bisa sampai rumah cuma sisa kepingannya doang :-P.

Beli oleh-olehnya ini pas hari terakhir di Samarinda, perjalanan mau balik ke Balikpapan, dimampirin sama supir bis rombongan. Jadi biar bisa sekalian beli oleh-oleh. Berhubung tanggung jawab untuk membelikan oleh-oleh banyak bener, jadilah saya keluar dari toko dengan kotak kardus segede kardus tipi. Isinya? Gak cuma Gabin, tapi juga ada Amplang dan Sale Pisang. Sekalian aja sih kemaren dibanyakin Gabin-nya, biar Ibu seneng, berhubung masih belum tahu bulan kapan balik balik kesana lagi. Plus, beliin oleh-oleh buat anak-anak naga (sebutan kesayangan buat rekan-rekan di kantor, yang nafsu makannya gila-gilaan, termasuk saya hihi), juga buat teman-teman wartawan di Gedung Dewan Provinsi, yang jadi tempat saya bernaung dan kabut, kalau di kantor pemerintahan provinsi lagi gak ada acara :-D.

Jadilah, selama semiggu terakhir, anak-anak naga di kantor kenyang makan Gabin dan Amplang. Mereka sih bahagia sejahtera dapat apkiran makanan. Sedangkan di rumah, Ibu kaget, bingung itu si Gabin Susu ukuran besar 2 bungkus dan ukuran kecil 2 bungkus, plus Gabin Keju ukuran besar 1 bungkus. Akhirnya? Dibagi-bagi ke tetangga samping rumah, takut gak habis dimakan sendiri :-D.

Naaaah, balik lagi ke soal Gabin di kantor sore ini, memang jadi penangkal lapar yang paling yahud. Beneran. Suwer. Apalagi kalau malas keluar kantor buat beli makan :-D.

-di balik kubikel, sudah berhenti manyun, betenya hilang, laparnya masih-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s