Kopi Dingin Tengah Hari

IMG20170417131138

Hazelnut Latte – Office Coffee Banjarmasin

Kopi pilihan saya siang ini cukup anti-mainstream, karena melenceng dari kebiasaan ngopi yang sudah terpakemkan secara otomatis, baik tiap mesan kopi di Coffee Shop atau saat menyeduh kopi sendiri di rumah. Pilihan siang hari panas terik kali ini adalah Hazelnut Latte, kopi berperasa kacang Hazel dan susu cair, plus tambahan es batu beberapa biji, karena pesannya yang dingin. Agak menyimpang dari kebiasaan ngopi hitam di manapun saya berkunjung (dari satu kafe ke kafe lainnya, maksud saya πŸ˜…).

Sebenarnya lebih ke alasan pribadi sih. Sedang ingin ngopi, tapi maunya yang lebih ringan, dan ada manis-manisnya gitu, seperti mas-mas ganteng langganan nasi di warung emak πŸ˜‚. Bercanda. Jangan diseriusin. Tapi memang, hasrat pengen ngopi kali ini bukan 100% karena ingin ngopi, lebih karena pengen ‘menenangkan diri’, lelah hati kalau kata adek saya yang centil tapi sangar itu.

Lelah kerja? Ah gak juga, terlalu manja ah kalau alasannya hanya gara-gara kerjaan. Kalau gak mau lelah ya gak usah kerja, eh tapi, duduk-duduk santai seharian juga pasti bikin capek kan ya? Intinya, bukan karena lelah kerja. Lelah psikis, sepertinya. Melihat dari beberapa kali distraksi yang sengaja saya cari, menghindari beberapa hal, memilih diam di rumah yang saya anggap tempat teraman di dunia (apalagi gak jauh-jauh dari emak). Penyebabnya cuma satu : omongan yang agak nyelekit dari sesemakhluk yang sedang emosi sama orang lain, tapi hobi dilampiaskan ke orang lain lagi.

Duh, saya sebenarnya bukan orang yang gampang tersungging, apalagi tersinggung. Cuma yang begini ini udah yang kesekian kalinya dipermasalahkan. Bukannya gak mau disalahkan, tapi yang marahin juga kenapa gak dari awal bilangnya? Kenapa mesti nunggu memuncak dulu baru ngomel-ngomel? Nah, saya jadi agak emosi juga kan ya ngetiknya.

Saya padahal yang paling anteng, marah-marah jarang, kesel juga jarang. Tapi mungkin karena udah keseringan, dan kesannya kok sengaja nyari-nyari masalah ya, kentara banget pengen nyulut emosi orang lain dan bikin yang marah akhirnya jadi tersangka. Drama. Well, we lives in drama, right? Kadang jadi sutradara, jadi aktornya, kadang bisa jadi dua-duanya. Tergantung kepentingan.

Jadi, semua teori yang saya pegang ersat selama ini, bahwa biarlah orang ngamuk-ngamuk dan misuh-misuh apapun juga, kalau kita salah ya akuin, kalau kita benar ya pertahankan, kayaknya satu minggu kemaren gak berlaku sama sekali. Emosi dikuras sekuras-kurasnya. Kesal di titik paling atas. Sampai sempat banting sesebarang dan gendang-gendang meja (walaupun gak frontal, hanya agar emosi bisa tersalur dengan perlahan). Kok gak balas ngamuk? Yeeee, saya sih paling gak bisa dan gak suka ngamuk di depan orang banyak. Kecuali kalau sudah keterlaluan tingkat dewa, misalnya : bawa-bawa keluarga, ungkit-ungkit masalah lama yang udah kelar, plus gak mau dengar konfirmasi apapun dari orang lain.

Dan, itulah yang bikin saya 3 hari ini agak maniak lagi sama kopi, tapi pengennya bukan kopi hitam. Kenapa? Karena saya bisa jadi agak hiperaktif kalau kopi hitam, kekaleman saya jadi menguap entah kemana πŸ˜‚. Maunya kopi yang ringan, yang bisa bikin hati adem plus kepala plong. Biar kalau ada yang marah-marah, bisa dibalas dengan senyum.

Jadilah, saya ‘kabur’ di tengah hari bolong, buat ngopi, kopi spesial yang dingin dan bikin lega hati. Eh, ini bukan kabur sih, soalnya anggap aja ini jam istirahat saya. Di sela liputan kesana kemari, boleh laaah, nikmatin waktu istirahat sambil ngopi-ngopi. Tempatnya adem, musiknya nostalgia, jadul, jazzy, tapi ngangenin siapa pun yang duduk.

Seperti kata pepatah : amarah boleh memuncak, tapi hati dan wajah harus tetap kalem. Itu kata siapa? Ya kata saya laaaah.

Selamat siang, selamat menikmati istirahat siang di tengah kesibukan di hari Senin yang padat merayap.

Banjarmasin, 170417 | 01.39 PM

Office Coffee Banjarmasin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s