Kopi Bantu Diet?

Pertanyaannya : emang beneran bisa? Eh tapi siapa yang lagi diet? ๐Ÿ˜‚ *secara gak ngerasa lagi diet diet apalah itu namanya.

Lepas dari apakah kopi benar-benar bisa bantu program diet, bisa jadi. Selama yang diminum adalah kopi murni, tanpa oplosan krimer, gula, apalagi sianida. Karena percuma sih, kalau minum kopi hitam, tapi ujung-ujungnya bakal minta gula tambahan, sama aja numpuk gula ๐Ÿ˜‰.

Kalau ditanya, kopi favorit, sebenarnya buat saya simpel, sesimpel rasa pahit yang kita temui di seluruh kopi. Kopi hitam, tanpa embel-embel apapun. Terserah mau diolah V60 yang lagi happening sekarang, espresso single or double shot, americano or long black, gak masalah buat saya mah. Selama beneran kopi hitam, saya terima apapun cara pengolahannya, termasuk jenis biji kopinya. Yaaa paling banter saya tanya dulu lah ke barista atau baristawatinya, misalnya kalau saya lagi pengen minum long black, kopi jenis dan varietas mana yang cocok. Karena (ternyata) gak semua biji kopi dapat diolah semua varian. Pokoknya gini, biji-biji kopi tertentu lebih enak diolah menjadi olahan tertentu juga. Gak bisa seenaknya, karena bakal mengurangi rasa. Itu pendapat saya, yang diaamiini juga sama yang bikinkan kopi pesanan saya.

Trus ditanya lagi : emang gak kepahitan? Kadang kan kopi hitam varietas tertentu rasa asamnya juga tinggi, kuat? Yaaah, why not? Pahitnya hidup aja bisa jalanin, masa pahitnya kopi yang cuma segelas udah nyerah? ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.

Seriusan, pahit memang, asam juga kadang, tapi itulah kopi. Kalau gak mau kepahitan, ya mesannya jangan kopi, es teh manis boleh dah tuh. Atau sekalian es kelapa muda tambah susu kental manis dan sirup. Sedaaaapppp.

Suka, hobi, cinta sama kopi hitam, bukan berarti saya jadi tertutup sama olahan kopi lainnya. Kalau lagi pengen, Ice Vietnam Drip Coffee yang booming beberapa tahun belakangan ini juga saya minum. Caramel Latte, Hazelnut Latte, juga sering kok. Walaupun intensitas minumnya ya gak sesering si kopi hitam. Apalagi Office Coffee, coffee shop favorit yang suasana dan tempatnya selalu bikin saya betah itu, punya banyak varian biji kopi dan olahan yang beragam. Lengkap pokoknya mah, sama segala jenis makanan juga. Jadi ya gak papa sesekali ngopinya gak manisan dikit, pakai susu, krimer, asal jangan ditemenin dessert aja, biar gak numpuk gula ๐Ÿ˜„.

Kembali ke topik awal, benar atau gaknya kopi bikin diet berhasil, bagi saya balik ke tiap individu deh. Karena toh tipe metabolisme tiap orang beda, gak bisa sama rata. Sekalipun udah ada penelitian ilmiah, belum tentu hasilnya juga signifikan.

Jadi, daripada pusing mikirin apakah kopi bisa bantu diet? Mending kita nikmatin aja kopi yang ada, sambil baca-baca atau ngobrol sama temen nongkrongnya.

xoxo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s