Being a Human

Jadi, tadi pagi di IG story muncul postingannya kak Ika Natassa –one of my favorite novelist- soal protagonis atau antagonis ini. Iya, istilah yang dulu pertama kali dengarnya pas rajin nonton sinetron πŸ˜‚.

Selama ini, dua istilah itu kayaknya semacam memblok mindset kita secara otomatis. Kalau protagonis, ya bakal baiiiiikkkk selamanya. Sebaliknya, seseorang yang dicap sebagai sosok yang antagonis, itu adalah orang yang jahatnya jahaaaaat banget, penuh iri dengki dan hal buruk lainnya.

20180408_105859_0001-1674076993.png

Aslinya sebenarnya gini, kita semua punya sisi gelap, sebaik apapun perangainya. Gak usah deh ya, mikir jauh analisisnya macam psikolog handal. Contoh konkretnya aja, ketika kita dengan gampangnya “kena hasut setan” dengan berprasangka buruk ke orang lain. Padahal selama ini, yang kita lakukan masih dalam batas aman, maksudnya gak ada berantem, sampai bunuh-bunuhan, hidup kita bersih lah pokoknya. Apakah serta merta kita akan tetap jadi seorang yang protagonis seumur hidup? Tentu tidak, but, it just in my humble oponion.

Protagonis atau antagonis, buat saya, lebih ke situasi yang kita hadapi. Saya gak pernah bunuh atau terlibat perkelahian fisik, gak pernah juga nyiksa anak orang pas lagi jadi panitia ospek di sekolah. Tapi saya pernah berprasangka buruk karena berpedoman pada “apa kata si X,” saya yang protagonis pun jadi antagonis pada saat itu kan?

Situasi yang lain, teman saya yang nakalnya minta ampuuuun, paling suka bikin saya kesal, kalau di sinetron dia bakal jadi sosok yang antagonis. Tapi suatu ketika, dia bantu saya, menenangkan saya yang lagi sedih.

Intinya, kita semua adalah keduanya. Kita punya sisi antagonis dan protagonis dalam satu tubuh. Kapan keluarnya? Ya ketika kita dihadapkan dalam situasi yang begitu itu, mana yang lebih kuat untuk maju duluan. Kalau yang lebih kuat protagonis sih Alhamdulillah, ya, tapi kalau antagonis yang lebih kuat? Setidaknya kita bisa memikirkan baik buruknya, pengendalian diri itu penting lho.

Susah? Iya. Tapi hanya saat di awal. Kalau sudah benar-benar hapal dan memahami esensinya, gak akan susah lagi. Bakal terbiasa dan jadi gampang.

Saat ini saya sedang jadi orang yang protagonis, 5 menit lagi atau saat kalian baca tulisan saya, siapa tahu saya sudah berubah jadi antagonis? 😁😁😁.

Have a nice weekend, have a nice lazy day.

-xoxo-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s