Perjalanan

Menjadi putri Abah (rahimahullah) membuka mata saya untuk menjelajahi berbagai hal. Tak terbatas tempat dan waktu, selama tak membuat saya mengubah kodrat dan menghindar dari kewajiban dan tugas sebagai seorang wanita. Cinta pertama yang mengajari saya bahwa menjadi wanita justru adalah anugerah. Guru saya dalam segala hal kehidupan. Meninggalnya Abah di awal 2016 sempat membuat … Continue reading Perjalanan

Advertisements

Sayang, Aku Pergi

Karena perbedaan yang kita miliki bukan tentang jarak yang masih dapat dipangkas. Bukan tentang rentang masa hidup yang terpaut beberapa tahun. Bukan tentang pilihan pekerjaan yang jauh berbeda. Tapi tentang sesuatu yang tak dapat kita manipulasi, atau bahkan batalkan hanya karena rasa sayang. Menjadi milikmu selama beberapa tahun belakangan, rasanya sudah mencukupi seluruh kehidupan, juga … Continue reading Sayang, Aku Pergi

Ruang Tunggu #ChapterEmpatDua

Apa yang harus kutulis tentangmu? Sedangkan menulis tentang kita pun sepertinya tak mungkin. Tak pantas, lebih tepatnya, benar kan? Di depanmu aku memakai topeng. Maaf... Maafkan aku jika topeng tawa dan senyum yang kuhadirkan. Maafkan aku jika di balik pelukan ada tangis pilu tak ingin melepas pergi. Maafkan atas segala rasa yang tak pernah bisa … Continue reading Ruang Tunggu #ChapterEmpatDua

(Masihkah) Menunggu?

“Berjalan di bawah langit yang sama, tapi berpijak di bumi yang berbeda. Beda tempat, beda waktu, beda jalan…” #AKsnote Menunggu… Seolah sudah menjadi bagian dari hidup. Tak terhitung berapa banyak waktu yang habis karena hanya menatap di satu sisi jalan, hanya untuk menunggu. Ketika waktu menjadi tak berharga, dan menunggumu pun jadi kebiasaan. Ketika banyak … Continue reading (Masihkah) Menunggu?

a Very Yuppy Cetar Morning

Apa yang terpikir saat pagi Senin tiba? Kerjaan? Tugas kuliah? PR yang belum selesai? Sepatu belum disemir? Seragam belum disetrika? Atau bahkan sarapan yang belum siap? Pagi Senin buat saya justru jadi bagian waktu yang paling menyemangati. Mau hujan badai, panas terik, gak peduli. Karena pagi Senin buat saya memang selalu spesial -minus super hectic-nya kerjaan … Continue reading a Very Yuppy Cetar Morning

Karena Aku Tak Mau Jadi Apa Adanya

Aku tak mau hanya “apa adanya”. Aku tak mau hanya jadi sebiasa mungkin, just a plain me, tidak. Aku tak mau hanya jadi diriku yang seperti ini jika harus mendampingimu. Aku harus berubah. Aku tak boleh terus begini. Aku ingin jadi lebih pantas berdampingan denganmu. Aku ingin jadi lebih pantas sebagai pasanganmu. Aku ingin jadi lebih pantas sebagai … Continue reading Karena Aku Tak Mau Jadi Apa Adanya

Priceless : Terlalu Berharga untuk Digantikan

Saya pernah dapat pertanyaan seperti ini, "apa yang paling berharga dalam hidup Anda?". Selama belasan tahun berakal dan punya kemampuan untuk bicara dan berpikir, jawaban saya selalu "Keluarga. Mereka adalah hal yang paling berharga dalam hidup saya." Jawaban yang sering saya kemukakan ketika sekolah, jawab kuis, atau saat interview kerja. Sepertinya bukan cuma saya yang … Continue reading Priceless : Terlalu Berharga untuk Digantikan

Ya, Mereka Sebut Itu dengan “Sigaraning Nyawa”

“Sigaraning Nyawa” atau disingkat “Garwa” dalam tatanan bahasa Jawa halus merupakan sebutan kehormatan untuk seorang istri. “Sigaraning Nyawa” berarti “belahan jiwa” atau “separuh jiwa”, bermakna bahwa seorang istri merupakan belahan jiwa dari sang suami. Kata “sigaraning nyawa” pertama kali saya baca di salah satu novel tentang kisah cinta nyata sang penulis dengan mendiang suaminya. Mereka melalui perjalanan … Continue reading Ya, Mereka Sebut Itu dengan “Sigaraning Nyawa”