Halaman Tawa

2012. Tahun yang sempat menghilangkan halaman tawa yang pernah saya miliki. Hari-hari suram yang pernah membuat saya hidup seperti mayat hidup. Hanya sekadar mengikuti ritme hidup. Bangun - kuliah - kerja - pulang - tidur. Sampai berbulan-bulan lamanya. Sampai saya lupa bahwa ternyata hidup saya hanya berada di titik yang sama, tanpa bergerak sama sekali … Continue reading Halaman Tawa

Advertisements

“Dimana?”

Entah itu kebiasaanmu atau memang hanya ditujukan padaku saja. Pesan singkat yang (sebenarnya) selalu kutunggu. Ya, hanya satu kata itu. Tak perlu tambahan kata lainnya. Satu kata itu saja sudah memenuhi semua hal. Kamu merindukanmu. Benarkan? Ah, anggaplah benar. Tak apa kan? Karena aku sendiri bahkan tak pernah bisa menembus dalamnya hati dan pikiranmu. Seolah … Continue reading “Dimana?”