[Review] Produk Sariayu untuk Pertama Kali – 1st Impression

Sesungguhnya, tulisan ini seharusnya di-upload beberapa minggu yang lalu, tepatnya pas habis belanja beberapa item kosmetik di toko langganan, Princess. Oh iya, toko ini sebenarnya bisa dibilang supermarket kosmetik sih, saking luas dan banyaknya barang yang dijual (plus sering kasih diskon buat macam-macam item dan merk πŸ˜†). Tapiiii, saya akhirnya mikir lagi, udah ah, sekalian pas pemakaian beberapa kali aja biar sekalian di-review.

Akhirnya, sodara-sodara…. Inilah beberapa item yang berhasil saya beli di akhir Januari lalu, ketika stok kosmetik udah pada habis 😭, yang Alhamdulillah pas-pasan sama tanggal gajian.

Yang pertama banget (dan kedua, deh) dari saya masuk toko, itu si Sariayu Hijab Intense Series, yang varian untuk anti ketombe. Bahagia dong saya, sebagai salah satu wanita berhijab yang punya masalah ketombe bandel πŸ˜‚. Kalian yang punya masalah serupa pasti ngerti kan rasanya punya ketombe gimana? Pakai Shampoo A, gagal, Shampoo B, makin parah. Salah satu yang berhasil waktu itu cuma Sunsilk yang Hijab Series juga, varian anti ketombe yang botolnya warna biru. Tapi pas ngeliat ini pertama kali, dalam hati ngebatin, siapa tau yang ini berhasil? Akhirnya belilah saya si botol isi 180ml seharga Rp 21.150,- ini.

*semua kosmetik waktu saya beli, dapat diskon 10%, ya, lumayaaaannn.

Continue reading

Advertisements

[REVIEW] KFC : Salted Egg Chicken

Mengusung tema #eggstraordinary, KFC Indonesia meluncurkan menu barunya yang dikasih nama Salted Egg Chicken. Tahu lah yaaaa, menu satu ini memang lagi happening di jagad permakanan, khususnya yang suka sama menu peranakan gitu. Jujur, saya sendiri memang agak takjub, ketika tahu ayam goreng punya Eyang Kolonel Sanders ini meluncurkan menu bersaus telur asin di jajaran menu-menu andalannya. Tapi kalau melihat antusiasme masyarakat di seantero negeri terhadap ayam saus telur asin, rasanya wajar sih, kalau restoran franchise satu ini ikutan berinovasi.

Salted Egg Chicken, pertama kali saya tahu dari postingan status Whatsapp salah seorang teman, waktu itu malah mengira itu Hot β€˜n Cheesy Chicken yang pernah dikeluarin KFC dan sayangnya sekarang gak lagi diproduksi (di Banjarmasin khususnya, ya). Trus kemaren, teman kantor yang juga partner-in-crime dalam dunia memamah biak makanan enak, Meity, mention saya di Instagram di salah satu postingan akun resmi KFC Indonesia. Langsung siang kemaren kami kabur ke KFC Kantor Pos di kawasan Lambung Mangkurat, yang paling dekat dari kantor.

img20180206141455691102739.jpg Continue reading

[REVIEW] Garnier Pure Active Matcha Deep Clean Clay Mask

Sebenarnya saya liat ini masker pertama kali di Indomaret depan komplek. Biasa kaaaan, kalau ke sana pasti bakal keliling ke rak-rak apapun itu. Nah, kebetulan pas lagi mau beli deodoran, yang raknya sebelahan sama si masker ini. Agak takjub juga, “eh Garnier ada yang baru nih”, batin saya waktu itu. Secara, masker Garnier yang saya tahu dan pernah pakai cuma yang Lemon -dan itu gak pernah dipakai lagi karena bikin iritasi-. Penasaran, baca-baca bentar keterangan di belakangnya.

IMG20180125222718.jpg

maapin fotonya, yak, maklumin, motonya pas malam

Dari keterangan di bagian depan dan belakang, rupanya ini bukan jenis peel-off mask macam yang varian Lemon. Trus diapain? Ntar yaaa, sabar, sabar, sabar… Continue reading

[Review] : Bedak untuk Kulit Kombinasi

Halo, kalian yang kulitnya kombinasi pasti sering bingung (dan pusing) waktu milih kosmetik yang cocok. Salah pilih, malah bisa bikin muka tambah berminyak, atau bahkan muncul jerawat. Apalagi tipe kombinasi ini gak bisa sembarangan pilih kosmetik. Kenapa? Karena ada 2 tipe kulit yang beda dalam 1 wajah. Yes, di bagian pipi dan dagu biasanya lebih kering, dan di bagian TZone, yaitu di bagian dahi hingga hidung (terutama hidung sih, ya), berminyak dan rawan jerawatan.

Trus gimana milihnya? Trust me, saya juga pernah begitu, sampai sekarang malahan 😭. Dari masalah nyari bedak, lipstik (bibir termasuk keriiiing banget), sampai foundation dan pelembab yang cocok, itu susahnya minta ampun. Tapi, karena kali ini kita cuma bakal bahas bedak, bahasannya dipersempit dulu ya πŸ˜‰.

Aslinya, saya gak termasuk beauty enthusiast, karena make-up juga jarang banget, kecuali ada acara-acara tertentu. Dari kecil sampai kerja, cuma pakai bedak bayi (merk apapun), paling banter pakainya pelembab kayak Citra, Garnier, atau Pixy, sebelum pakai bedak bayinya. Yang paling sering dipakai merk Kodomo, Cussons, atau My Baby. Tapiiii, namanya bedak bayi, tentu coverage-nya jauh dibandingkan bedak yang ‘profesional’. Paling banter 1 jam, udah hilang bedaknya, muncul minyaknya. Padahal kegiatan banyak, kan gak lucu kalo di tengah kegiatan harus touch up, bedak bayi pula. Waktu itu cuma tau kulitnya berminyak, udah gitu aja.

Continue reading